Apakah Pasien TBC Beresiko Tinggi Terinfeksi COVID-19?

Apakah Pasien TBC Beresiko Tinggi Terinfeksi COVID-19?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tuberculosis (TBC) atau yang sering dikenal dengan TB merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh kuman mycobacterius tuberculosis.
TBC menjadi sangat dikenal di Indonesia dengan kasus penyebaran yang sangat tinggi.
Angka kematian penyakit TBC juga cukup tinggi, yaitu ada 13 orang per jam yang meninggal karena TBC.

Penyakit TBC berpotensi penularan yang sangat tinggi, sama seperti COVID-19.
Walaupun sama-sama berbahaya dan menular melalui droplet serta saluran pernapasan.
Penularan TBC dan COVID 19 sama sama droplet, namun perbedaanya adalah diagnosisnya.
jika COVID-19 dari virus sedangkan TBC dari kuman atau bakteri.

Proses diagnosis TBC dan COVID-19 juga memiliki kesamaan dengan menggunakan metode Tes Cepat Molekuler (TCM) dan Polymerase Chain Reaction (PCR),
Namun perbedaannya ada pada pengambilan sampelnya.
Untuk diagnosis COVID-19 harus melalui swab, sedangkan TBC dengan pengambilan dahak.

Sumber : P2PTM Kemenkes RI

Ikuti terus Informasi Layanan kami melalui:
Website www.rsup-drsitanala.co.id
Call center (021)55795948
Customer Service Whatsapp 081382823763 (Layanan Informasi dan Komplain)
Follow IG kami @rsdrsitanalaofficial
Channel Youtube ” RS dr Sitanala Official ”
FB Rumah Sakit Sitanala tangerang

#rsupdrsitanala
#salamkeselamatanpasien
#salamgermas
#covid19
#stoptbc
#tosstb

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar